Sudah Musim Penghujan

Karya Nailul Husna

Sudah musim penghujan,
Barangkali sepatuku belum mau kering
dari basah duka mendalam
dari urai tawamu kemarin malam.

Sudah musim penghujan,
Jika bayang pelukku mampu tenangkan
Mari berteduh dari segala prahara,
Terlalu ringkih kau ditempa jutaan air mata.

Sudah musim penghujan,
Akan jarang kau saksikan sore menawan
Barangkali puisimu mulai entah
Maka selami saja mataku, kasih
Akan banyak kata di sana.

Hei,
Sudah kau amati wajah langit sore ini?
Kemasi duniamu segera
Barangkali air Tuhan jatuh tiba-tiba
Tak payah lagi kau sibuk menggerutuinya.

Musim penghujan,
Baik-baik di jalan.

Musim penghujan,
Pastikan kau hangat dan aman.

Hujan,
Mengalir atau jatuh Tetap berakhir engkau di mataku
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *