Karya Alfan Yusuf Mustafa

Menjelang pagi menampakkan rautnya
Hembusan angin tak henti-hentinya merayu
Suara lirih dari pojok masjid
Terdengar masuk mengendap dalam batin
Sementara anjing-anjing menggonggong
Berlari bersautan mencari nafkah
Aku tetap menggeliat bercumbu nikmat
Dalam peluk malu sutera kusut
Selimut tebal itu tetap bersarang
Menawarkan kehangatan rasa percaya
Menjanjikan keabadian ilusi
Mendobrak rasa kesal gelisah
Ia candu layaknya aku
Ia kekal bak kesetiaanku
Kutertidur
Dalam lubuk
Dalam bujuk
Kuterkulai
Hingga kuterbangun dalam kekosongan
Menopang dagu berangan palung
Hingga keadilan berdiri tegak pun
Aku akan selalu disini