
Kairo – Rabu, 5 juni 2019, menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H, Tebuireng Center menyelenggarakan tradisi tahunan. Tebuireng Center mempunyai beberapa tradisi yang wajib ada ketika lebaran tiba, yakni tradisi Sungkeman dan Open House.
Seusai melaksanakan sholat Ied bersama di Suq Sayyarat, keluarga Tebuireng Center kumpul bersama di aula secretariat TC untuk melakukan tradisi lebaran TC, yakni saling meminta maaf dan mushafahah (red: bersalaman). Anggota satu-persatu meminta maaf kepada anggota lainnya dan bersalaman.

Tak hanya tradisi itu saja, di hari yang Fitri ini, Tebuireng Center juga melaksanakan acara Open House. Acara yang sudah menjadi tradisi TC ketika hari raya ini, menuai antusias yang sangat banyak dari kalangan Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir).
Pintu mulai dibuka seusai tradisi Sungkeman TC selesai. Para tamu mulai berdatangan, dimulai dengan almamater Himmah RAM, Senior TC, Fatayat NU Mesir, Fismaba, Gamajatim, Mas Nora Burhanuddin sebagai senior TC dan Ketua Umum PCINU Mesir, dan banyak lainnya.

“Ketika saya masuk imaroh (red: gedung) ini, saya berasa pulang kembali ke rumah. Hal ini mengobati kerinduan orang-orang seperti kita yang berlebaran jauh dari keluarga di Indonesia”, tutur Mas Aris Rikza sebagai salah satu perwakilan pengurus PCINU Mesir.
Acara ini sudah disiapkan dari jauh-jauh hari ini dengan menyiapkan hidangan bakso dan kue-kue ala lebaran di Indonesia. Semua hidangan itu ludes disantap para tamu yang datang. Acara berakhir pada malam hari sekitar pukul 7 malam.

Pewarta : Zahri